1
Oktober 2015
10.42
Seribu makna tergores
dibalik luka oleh kenangan itu
Tersenyum di antara doa-doa
yang mengalunkan kerinduan tuk Ia kabulkan
Tertatih kami menyeret
langkah mengarungi harapan tuk segenggam bahagia
Kami yang mendamba
tawa
Kami yang menginginkan
pelangi tuk menaungi
Oktober dan Harapan
Kami….
Mengaharap muara tuk
akhir yang tak lagi terbelenggu olehnya
Pergilah wahai Sang Pengekang
Aku ingin melepasmu
seutuhnya dari hidupku dan juga hidupnya
Karena ceritamu tlah
berakhir di sini
Bawalah Oktober di
sisimu dan jangan pernah kembali lagi
Kami berhak bahagia
tanpa memoar tentangmu.
Dan juga…
Syukurku UntukMu
selalu Tuhan untuk Cerita yang telah Engkau tuliskan….
Terima Kasih